Butuh ide untuk posting? Bagikanlah artikel blogmu (tulis ulang-apa saja) di blog-id.com, namun harus bermanfaat dan tidak spamming anda bebas untuk mempromosikan blog anda di akhir post.

Penulisan Insyaallah yang Benar Menurut Al Quran

abuNawasabuNawas Newcomer
sunting Maret 7 dalam Kaidah Tulisan Arab
Penulisan insyaallah yang benar menurut al quran. Dalam kehidupan sehari-hari kita sangat sering mengucapkan kalimat ini, terutama bagi kalian yang sering megungkapkan janji, saat itu kita biasanya mengucapkan insyaallah, dalam kehidupan sehari-hari saat kita juga menulis surat dan ingin menulis ucapan insyaallah ini dalam bahasa arab kadang sebagain orang kesulitan menulisnya karena tak tahu bagaimana cara penulisan yang benar dari kalimat insyaallah ini.

Bagi anda yang kebingungan terkait cara menulis insyaallah yang benar dengan bahasa arab berikut ini akan kami sampaikan secara gamblang, kalimat insyaallah juga memang terdapat dalam al-quran di mana sebentar lagi kami akan singgung tentang hal ini sebentar lagi, berikut cara penulisan insyaallah menurut atau sesuai dengan al-quran.
Dengan tulisan bahasa arab:

إِنْ شَاءَ اللهُ

Dengan tulisan latin bahasa Indonesia:
Insyaallah atau Insyaalloh

NB : Sebagian orang menulis kalimat insyaallah ini dengan bahasa arab seperti ini : إنشاء الله , dan ini adalah cara penulisan yang salah bahkan dari segi makna dan artinya sangat salah dan sangat fatal kesalahannya, sehingga kita perlu memperhatikan dengan seksama saat menulis kalimat ini, jangan sampai kita salah dalam penulisan isnyaallah dan kita menulisnya dengan benar.

Mengenai kalimat insyaallah yang ada dalam al-quran, coba perhatikan ulasan di bawah ini:
Anjuran mengucapkan insyaallah dalam al-quran terdapat dalam surat al-kahfi ayat yang ke 23:

وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَلِكَ غَدًا إِلَّا أَن يَشَاء اللَّهُ

“Dan janganlah engkau sekali-kali mengatakan bahwa besok saya pasti akan melakukan hal itu, kecuali engkau beristitsna’ (mengucap insyaallah).”
Dari itu seseorang yang mau melakukan sesuatu di masa depan hendaknya jangan memastikan dan hendaknya ia mengucapkan kalimat insyaallah.

Sebagaimana kisah yang terdapat dalam shahihaian tentang kisah Nabi Sualiman yang memastikan bahwa beliau akan berkeliling untuk menggauli istri beliau yang berjumlah 70 atau 100 orang dan akan lahir dari setiap istri beliau itu seorang yang akan menjadi prajurit yang berjihad di jalan Allah, tanpa beliau mengucap insyaallah, maka Allah-pun hanya memberikan beliau satu anak saja dan itupun badannya setengah manusia.

Itulah sobat semua tentang bahasan penulisan insyaallah yang benar menurut al quran.
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.